Skor Akhir: Bosnia and Herzegovina 1 – 1 Italia

0

A38News – Pertandingan antara Bosnia and Herzegovina vs Italia yang baru saja berlangsung pada 31 Maret 2026 (waktu setempat) merupakan salah satu momen paling dramatis dalam sejarah sepak bola modern. Laga ini adalah Final Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa yang menentukan tiket terakhir menuju putaran final.

Alessandro Bastoni menerima kartu merah

Berdasarkan pantauan A38news Babak pertama Italia memulai laga dengan sangat meyakinkan. Pada menit ke-15, Moise Kean mencetak gol indah setelah menerima umpan dari Nicolò Barella. Namun, petaka bagi tim asuhan Gennaro Gattuso terjadi di akhir babak pertama. Alessandro Bastoni menerima kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras, memaksa Italia bermain dengan 10 orang selama sisa laga.

Dibabak kedua Unggul jumlah pemain, Bosnia terus mengurung pertahanan Italia. Meski Gianluigi Donnarumma tampil gemilang, tembok pertahanan Italia akhirnya runtuh pada menit ke-79. Haris Tabaković berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan tajam yang membuat stadion bergemuruh. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu usai.

Drama adu pinalti, mental pemain Bosnia terbukti lebih tangguh.

  • Bosnia: Keempat penendang (termasuk Benjamin Tahirović dan Bajraktarević) sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
  • Italia: Nasib buruk menimpa Gli Azzurri. Francesco Esposito gagal mengeksekusi penalti pertama, disusul oleh Bryan Cristante yang tendangannya membentur mistar gawang.
  • Hasil: Bosnia menang 4-1 di babak penalti.

Hasil ini menciptakan dua catatan sejarah yang sangat kontras bagi kedua negara:

  1. Kegagalan Tragis Italia: Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Italia mencatatkan rekor kelam dengan absen di tiga Piala Dunia berturut-turut (2018, 2022, dan 2026). Ini menjadi pukulan telak bagi sang pemenang Euro 2020.
  2. Kembalinya Bosnia: Bosnia and Herzegovina berhasil lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah mereka, setelah debut pertama pada tahun 2014 di Brasil.

“Ini adalah malam terbesar dalam sejarah sepak bola kami. Kami berjuang dengan hati melawan salah satu raksasa dunia,” ujar Edin Džeko dalam wawancara pasca-pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *