Di Ambang Zona Degradasi, Cremonese Takluk di Tangan Lazio dengan Skor 1-2
Cremonese harus menelan kekalahan pahit saat menghadapi Lazio dalam lanjutan Serie A. Bermain dalam tekanan untuk menjauh dari zona degradasi, Cremonese justru gagal memanfaatkan peluang dan kalah tipis dengan skor 1-2.
Sejak awal pertandingan, Lazio tampil percaya diri dengan menguasai jalannya laga. Permainan cepat dan kombinasi umpan pendek antar kedua tim membuat pertandingan ini menjadi sengit.
Gol pembuka akhirnya tercipta di menit 29 oleh Federico Bonazzoli setelah Cremonese berhasil memanfaatkan celah pada lini pertahanan Lazio. Gol keunggulan Cremonese ini bertahan sampai menit akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Lazio langsung tampil menekan demi mengejar ketertinggalan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-53 melalui gol Gustav Isaksen. Gol tersebut berawal dari skema serangan balik cepat yang dipimpin Nuno Tavares, yang menggiring bola melewati tiga pemain lawan sebelum memberikan umpan datar kepada Tijjani Noslin.
Gol penentu kemenangan terjadi pada masa injury time ( 90 + 2 ) dimana Tijjani Noslin menjadi penyelamat Lazio. Ia melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum bekerja sama dengan Boulaye Dia. Aksi tersebut ditutup dengan sepakan melengkung yang tak mampu dihalau Emil Audero, membawa Lazio unggul 2-1 sekaligus mengunci kemenangan.
Kemenangan Lazio tidak lepas dari efektivitas mereka dalam memanfaatkan peluang. Meski tidak selalu mendominasi, Lazio mampu tampil klinis di depan gawang.
Di sisi lain, Cremonese menunjukkan semangat juang tinggi, terutama di babak kedua. Namun, kurangnya ketajaman di lini depan menjadi faktor utama kegagalan mereka meraih poin.
Laga ini menjadi pukulan telak bagi Cremonese yang tengah berjuang keluar dari tekanan degradasi. Sebaliknya, Lazio menunjukkan kualitas dan pengalaman mereka sebagai tim yang lebih matang.
