Bayern Munich Tebar Ancaman Jelang Leg Kedua Semifinal Liga Champions
A38News – Kepercayaan diri sedang melambung tinggi di Sabener Strasse. Pasca kemenangan bersejarah di Madrid—kemenangan pertama mereka di Bernabéu sejak tahun 2001—skuad asuhan Vincent Kompany mengirimkan pesan jelas: mereka tidak akan bermain bertahan di leg kedua.

Salah satu sorotan utama datang dari talenta muda Bayern Munich, Lennart Karl. Berbicara setelah kemenangan telak di Bundesliga, Karl menegaskan atmosfer di ruang ganti sangat positif.
“Kami telah berbicara di ruang ganti bahwa kemenangan ini memberikan kepercayaan diri besar. Faktanya, saat ini kami merasa tak terkalahkan,” tegas Karl.
Pernyataan ini dianggap sebagai peringatan bagi Real Madrid bahwa Bayern tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi Los Blancos untuk melakukan remontada (kebangkitan) khas mereka.
Klub Bavaria ini bersiap menjamu raksasa Spanyol Real Madrid, dalam leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu mendatang, mengingat leg pertama berakhir dengan keunggulan Bayern Munich 2-1, di Stadion Santiago Bernabéu.
- Dominasi Taktis: Kompany berhasil membuktikan bahwa taktik pressing tingginya mampu meredam kreativitas lini tengah Madrid.
- Ketajaman Harry Kane: Dengan 11 gol di Liga Champions musim ini, Kane menjadi ancaman paling nyata yang diwaspadai oleh barisan belakang Madrid.
Di sisi lain, kubu Real Madrid tetap tenang. Meskipun kalah di kandang pada leg pertama, sejarah mencatat bahwa Madrid adalah raja dalam membalikkan keadaan.
- Fokus pada Balasan: Pelatih Madrid (Arbeloa/Ancelotti) menekankan bahwa timnya hanya memiliki satu fokus: mengalahkan Bayern di Allianz Arena untuk melaju ke semifinal.
- Faktor Mbappé: Gol Mbappé di menit ke-74 pada leg pertama dianggap sebagai “napas tambahan” yang bisa menjadi kunci kebangkitan Madrid.
Pertandingan leg kedua yang akan berlangsung pada 16 April 2026 di Allianz Arena diprediksi akan menjadi salah satu laga paling intens dalam sejarah kompetisi ini.
